Wilayah Potensi Ikan Pelagis pada Variasi Kejadian ENSO dan Normal di Selat Sunda.

Yulanti Nurkhairani, Supriatna, Dewi Susiloningtyas

Research output: Contribution to journalArticlepeer-review

Abstract

Letak geografis Indonesia mengakibatkan perikanan di Selat Sunda turut terkena dampak dari dinamika iklim global. Salah satunya yaitu fenomena ENSO (El Nino-Southern Oscillation) di Samudera Pasifik yang mempengaruhi musim dan perairan laut di Indonesia. Perikanan di Selat Sunda memiliki komoditi berupa ikan pelagis yang wilayah potensialnya dapat diperkirakan dari parameter-parameter oseanografi berupa suhu permukaan laut (SPL) dan konsentrasi klorofil-a di perairan laut. Dinamika parameter oseanografi secara spasial dan temporal akibat variasi fenomena ENSO dapat diidentifikasi dari citra satelit Aqua yang membawa sensor MODIS. Informasi wilayah potensi ikan pelagis dibutuhkan untuk membantu efektifitas kegiatan perikanan dan menambah produksi perikanan tangkap. Parameter-parameter oseanografi bulanan di Selat Sunda ditampal berdasarkan 4 variasi musim dalam setahun pada setiap variasi fenomena ENSO dan diklasifikasikan berdasarkan kelas potensial sedang, potensial, dan sangat potensial. Hasilnya, wilayah potensi ikan pelagis yang sangat potensial di Selat Sunda pada fenomena La Nina dan El Nino lebih besar dibanding pada kondisi normal dan terjadi pada musim timur hingga peralihan II. Sebarannya berada di Samudera Hindia di sebelah barat Selat Sunda
Original languageEnglish
Pages (from-to)52-63
JournalJurnal Geografi Lingkungan Tropik
Volume2
Issue number1
DOIs
Publication statusPublished - 10 Mar 2018

Keywords

  • Pelagis
  • Potensial
  • La Nina
  • El Nino
  • Selat Sunda

Fingerprint Dive into the research topics of 'Wilayah Potensi Ikan Pelagis pada Variasi Kejadian ENSO dan Normal di Selat Sunda.'. Together they form a unique fingerprint.

Cite this