UJI SITOTOKSISITAS BUAH MERAH, MAHKOTA DEWA DAN TEMU PUTIH TERHADAP SEL KANKER SERVIKS

Research output: Contribution to journalArticle

Abstract

Telah dilakukan penelitian efek sitotoksisitas ekstrak buah merah [Pandanus conoideus Lam.], mahkota dewa [Phaleria macrocarpa (Scheff.) Boerl.] and temu putih [Curcuma zedoaria (Berg.) Roscoe] terhadap sel HeLa (kultur sel kanker serviks). Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai LC50 dari ketiga ekstrak tersebut masing-masing adalah 421 µg/ml, 835µg/ml and 58,9 µg/ml, setelah waktu inkubasi selama 24 jam, sedangkan LC50 setelah diinkubasi selama 48 jam adalah 276.79 µg/ml, 415,9 µg/ml and 29.19 µg/ml. Aktivitas sitotoksik temu putih [Curcuma zedoaria (Berg.)] terhadap sel HeLa lebih kuat dibandingkan dengan buah merah [Pandanus conoideus Lam.] dan mahkota dewa [Phaleria macrocarpa (Scheff.) Boerl.]
Original languageIndonesian
JournalJFIOnline
Publication statusPublished - 2010

Cite this