TEKNIK AMPLIFIKASI ASAM NUKLEAT

Research output: Chapter in Book/Report/Conference proceedingConference contribution

Abstract

Teknik amplifikasi asam nukleat merupakan suatu teknik penting dalam bioteknologi dan biologi molekuler. Teknik ini telah dipakai secara luas dalam berbagai bidang penelitian, kedokteran, agrikultur, dan forensik. Polymerase chain reaction (PCR) merupakan metode amplifikasi asam nukleat yang pertama kali dikembangkan, dan hingga kini masih menjadi metode pilihan. PCR hingga saat ini merupakan teknik amplifikasi yang paling luas dipakai karena dianggap paling sederhana, memiliki prosedur standar tervalidasi, serta ketersediaan reagen dan instrumennya. Namun demikian PCR memiliki banyak keterbatasan antara lain mahalnya peralatan yang diperlukan, peluang kontaminasi yang cukup tinggi, dan adanya berbagai inhibitor yang dapat mempengaruhi pemeriksaan. Oleh karena itu saat ini banyak dikembangkan berbagai metode alternatif seperti loop mediated isothermal amplification (LAMP), nucleic acid sequence based amplification (NASBA), self-sustained sequence replication (3SR), rolling circle amplification (RCA), yang kebanyakan menggunakan teknik isotermal. Prinsip pemeriksaan metode alternatif ini umumnya lebih kompleks daripada PCR, namun teknik ini menawarkan berbagai kelebihan dibandingkan PCR,
terutama dalam hal sensitivitas dan aplikabilitas. Namun demikian, metode alternatif ini masih memerlukan validasi secara luas, dan kit komersial yang tersedia masih sangat terbatas.
Original languageEnglish
Title of host publicationPendidikan Berkesinambungan Patologi Klinik
PublisherDepartemen Patologi Klinik, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia
Publication statusPublished - 7 Aug 2016

Fingerprint

Dive into the research topics of 'TEKNIK AMPLIFIKASI ASAM NUKLEAT'. Together they form a unique fingerprint.

Cite this