Takikardia QRS Sempit: Bagaimana Mekanismenya?

Erika Maharani, Yoga Yuniadi

Research output: Contribution to journalArticlepeer-review

Abstract

Seorang wanita 40 tahun, datang ke unit gawat daruratkarena palpitasi. Keluhan dirasakan sejak 2 jam sebelummasuk rumah sakit. Sejak satu tahun terakhir pasiensering mengeluh berdebar yang hilang dengan sendirinya.Denyut nadi saat di unit gawat darurat mencapai 180kali per menit (kpm) dengan tanda vital lainnya normal.Saat dilakukan perekaman elektrokardiogram didapatkangambaran takikardia dengan kompleks QRS sempit. Apa mekanisme takikardia ini dan bagaimana penanganan yang tepat?
Original languageIndonesian
JournalMajalah Kardiologi Indonesia
Publication statusPublished - 2011

Cite this