Sikap Etik Dokter Terhadap Pelayanan Kesehatan Tradisional

Agus Purwadianto, Soetedjo Soetedjo, R Sjamsuhidajat

Research output: Contribution to journalArticlepeer-review

Abstract

Pelayanan kesehatan tradisional adalah salah satu ciri budaya dan kearifan lokal Indonesia. Pada saat ini, sebanyak 69.6% orang Indonesia menggunakan pelayanan kesehatan tradisional, baik berupa ramuan maupun keterampilan. Dalam sistem kesehatan di Indonesia, pelayanan kesehatan tradisional sudah diakui dengan disahkannya undang-undang/peraturan dan pohon keilmuan Sistem Kesehatan Tradisional Indonesia (SISKESTRAINDO). Tenaga medis dan tenaga kesehatan tradisional sudah selayaknya bekerja secara sinergis dalam pelayanan kesehatan, sehingga dibutuhkan panduan mengenai sikap etik sebagai seorang tenaga medis. Pelayanan kesehatan tradisional yang murah, mudah, dan mujarab harus didukung karena memiliki manfaat besar bagi masyarakat. Di sisi lain, pelayanan kesehatan tradisional yang tidak memenuhi syaratsyarat tersebut, terlebih memberikan dampak buruk pada pasien, harus ditolak dengan tegas metode, klaim, dan prakteknya.
Original languageIndonesian
Pages (from-to)17-22
JournalJurnal Etika Kedokteran Indonesia (JEKI)
Volume3
Issue number1
DOIs
Publication statusPublished - 26 Feb 2019

Keywords

  • etika
  • herbal
  • jamu
  • tradisional

Cite this