Perempuan Betawi: Tutty Alawiyah dan badan Kontak Majelis taklim 1958-1991

Chatelia Nivianti, Abdurakhman

Research output: Contribution to conferencePaperpeer-review

Abstract

Artikel ini menjelaskan upaya yang dilakukan Tutty Alawiyah untuk memajukan kondisi majelis taklim yang ada di Indonesia. Keterbelakangan kondisi perempuan di Indonesia, khususnya etnis Betawi merupakan suatu kondisi yang sudah berlangsung cukup lama. Kebanyakan perempuan betawi mengikuti apa yang telah menjadi ketentuan yang telah diterapkannya tersebut, seperti contoh perempuan betawi tidak diwajibkan mendapatkan pendidikan yang tinggi. Berbeda halnya dengan kehidupan Tutty Alawiyah, seorang perempuan Betawi yang sangat kuat dengan pendidikan Agama Islam. Penelitian ini dilakukan dengan heuristik, kritik, dan interpretasi terhadap koran sezaman, tulisan dari pelaku sejarah dan arsip pemerintah. Makalah ini berkesimpulan bahwa tekat dan juga sifat kepemimpinan yang dimiliki Tutty Alawiyah menghantarkannya menjadi seorang pendakwah yang kemudian melahirkan BKMT atau Badan Kontak Majelis Taklim. BKMT merupakan suatu wadah pengorganisasian menjadi wadah para muballigh menyatukan peran majelis taklim untuk meningkatkan daya dakwah serta para anggota dalam majelis-majelis taklim yang terhimpun menjadi BKMT tersebut. Pengorganisasian dakwah tersebut, diharapkan mampu mengembangkan pemikiran kaum ibu dan meningkatkan pengetahuan yang diperolehnya melalui majelis taklim tersebut
Original languageEnglish
Publication statusPublished - 2017
EventInternational Young Scholars Symposium of Humanities and Arts 2017 - ID, Depok, Indonesia
Duration: 1 Jan 2017 → …
http://elsevier.com/theconference

Conference

ConferenceInternational Young Scholars Symposium of Humanities and Arts 2017
Country/TerritoryIndonesia
CityDepok
Period1/01/17 → …
Internet address

Keywords

  • BKMT, Dakwah, Islam, Perempuan Betawi, Tutty Alawiyah.

Fingerprint

Dive into the research topics of 'Perempuan Betawi: Tutty Alawiyah dan badan Kontak Majelis taklim 1958-1991'. Together they form a unique fingerprint.

Cite this