Perbandingan Prediktor Mortalitas Pasien COVID-19

Research output: Contribution to journalArticlepeer-review

Abstract

Pandemi COVID-19 mengakibatkan dampak yang sangat besar pada dunia kesehatan akibat jumlah penderita yang sangat banyak dan beragamnya derajat keparahan penyakit yang diderita. Klasifikasi keparahan penyakit COVID-19 terbagi menjadi asimtomatik, ringan, sedang, berat (Pneumonia berat (Frekuensi nafas >30x/menit, distress nafas, desaturasi dengan SpO2 <93%) dan kritis (terdapat tanda ARDS, sepsis, dan syok sepsis).1 Tingginya pasien yang terdiagnosis COVID-19 dapat menyebabkan lonjakan permintaan perawatan di rumah sakit dan Intensive Care Unit, terutama disebabkan oleh gejala pneumonia dan gagal nafas.2 Mortilitas pasien COVID-19 cukup tinggi, terutama pada pasien dengan sakit kritis yang mengalami disfungsi organ, syok, gagal ginjal akut, kelainan jantung, bahkan kematian. Sebuah penilaian atau prediktor pada pasien kritis, seperti dibutuhkan untuk menilai prognosis pasien dan pemilihan, evaluasi pengobatan serta keputusan alokasi sumber daya rumah sakit
Original languageIndonesian
JournalMajalah ANESTESIA & CRITICAL CARE
Volume40
Issue number3
DOIs
Publication statusPublished - 31 Oct 2022

Cite this