Abstract
Free Living Amoeba (FLA) merupakan kelompok protozoa yang dapat ditemukan di berbagai jenis kondisi di dalam alam salah satunya adalah genus Acanthamoeba. Meskipun, jumlah infeksi yang disebabkan oleh protozoa ini rendah, diagnosisnya masih sulit untuk dikonfirmasi sehingga terdapat mortalitas yang lebih tinggi, terutama yang terkait dengan ensefalitis. Tinjauan kali ini, menyajikan beberapa informasi tentang biologi, patogenesis, gejala klinik yang disebabkan oleh Acanthamoeba pada manusia, serta metode diagnosis dan terapinya. Infeksi Acanthamoeba pada manusia dapat menyebabkan kelainan seperti granulomatous amoebic encephalitis(GAE), keratitis acanthamoeba dan cutaneus acanthamoeba. Selain itu parasit ini juga dapat berperan sebagai vektor pathogen.
| Original language | Indonesian |
|---|---|
| Pages (from-to) | 25-38 |
| Journal | Jurnal Kedokteran Raflesia |
| Volume | 7 |
| Issue number | 1 |
| DOIs | |
| Publication status | Published - 30 Jun 2021 |
Keywords
- Free living amoeba
- Acanthamoeba
- Ensefalitis
- Keratitis
Cite this
- APA
- Author
- BIBTEX
- Harvard
- Standard
- RIS
- Vancouver