Peran Pendamping dalam Meningkatkan Keberfungsian Sosial Penyandang Disabilitas Intelektual pada Program Pelayanan Jarak Jauh di Kecamatan Lembang dan Cililin, Bandung Barat

Dedek Rosalina, Ety Rahayu

Research output: Contribution to journalArticlepeer-review

Abstract

Artikel ini membahas mengenai peran-peran pendamping dalam meningkatkan keberfungsian sosial penyandang disabilitas intelektual melalui program berbasis home care bernama Program Pelayanan Jarak Jauh (PPJJ) Tahun 2017. Para pendamping tersebut merupakan kader masyarakat yang memberikan bimbingan fisik, mental, sosial, dan keterampilan kepada penerima pelayanan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kader masyarakat yang berpengalaman menangani anak-anak disabilitas mampu menjalankan berbagai peranan dalam rehabilitasi penyandang disabilitas intelektual, antara lain sebagai pemercepat perubahan dalam mengungkap permasalahan dan kebutuhan penerima pelayanan, sebagai penghubung antara penerima pelayanan dengan sumber pelayanan, sebagai asisten personal yang mendampingi penerima pelayanan dalam proses bimbingan rehabilitasi dan mendorong keterlibatan keluarga dalam pelayanan home care, dan pembuat laporan. Beberapa pendamping juga mampu berperan sebagai fasilitator yang memfasilitasi proses kedukaan yang dialami keluarga. Pemberdayaan kader masyarakat lokal sebagai pelaksana program dapat terus dikembangkan untuk memperluas pelayanan sosial. Namun, peran pekerja sosial profesional tetap dibutuhkan, sehingga keduanya diharapkan bekerjasama untuk meningkatkan keberfungsian sosial penyandang disabilitas intelektual. Kata Kunci: Pendamping, disabilitas intelektual, pelayanan di rumah, keberfungsian sosial

The article discusses about community worker roles in improving social functioning of people with intellectual disabilities on home-care based rehabilitation program, Program Pelayanan Jarak Jauh (PPJJ) in 2017. Those community workers are local community cadres who provide physically, mentally, social, and vocational services to beneficiaries (people with intellectual disabilities). This study used a qualitative approach with the type of descriptive research. The result of this study shows that community workers whose experienced in dealing with children with disabilities are capable of performing their roles in the rehabilitation program, such as enabler in revealing beneficiaries problems and needs, as a broker in connecting beneficiaries with service sources, as a care giver in accompanying beneficiaries in the rehabilitation guidance process and encouraging family involvement in home care services, and as a reporter. Some community workers are also capable in becoming a facilitator in grieving process experienced by the family. The empowerment of local community cadres as the program officer can be more improved to broaden the social services. However, social worker roles are still needed. Both of them should work together to improve the lives of people with intellectual disabilities.
Original languageIndonesian
Pages (from-to)31-44
JournalSosio Konsepsia: Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial
Volume7
Issue number2
DOIs
Publication statusPublished - 1 Dec 2018

Keywords

  • Community worker
  • intellectual disability
  • home care
  • social functioning

Cite this