Pengukuran Risiko Pembiayaan Pada BMT X Di Kota Tasikmalaya

Riska Nisrina Fathur Rahman, Ludovicus Sensi W.

Research output: Contribution to journalArticle

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengukuran risiko pembiayaan yang terjadi di BMT X dan mitigasi risiko dari hasil pengukuran tersebut. Permasalahan yang terjadi saat ini adalah tingginya Non-Performing Loan di BMT X yang selama tiga tahun terakhir berkisar di 9-10% diatas ketentuan BI yakni 5%. Kondisi ini sejalan dengan berkurangnya jumlah BMT dikota Tasikmalaya yang pernah mencapai lima puluh BMT lebih, kini hanya tersisa dua belas unit. Penelitian ini menggunakan teori manajemen risiko. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus dengan analisis bersifat kualitatif dengan menggunakan metode Qualitative Risk Assessment. Hasil penelitian ini menunjukan terdapat tigabelas peristiwa risiko dengan klasifikasi delapan Undesirable, tiga Unacceptable, dan satu Negliglible. Hasil tersebut memberikan informasi bahwa kinerja BMT mengalami penurunan akibat banyaknya peristiwa nasabah yang default sehingga berdampak pada likuiditas BMT.
Original languageIndonesian
JournalJurnal Riset Akuntansi dan Keuangan
Publication statusPublished - 2018

Cite this