Pengelolaan Kecemasan dan Ketidakpastian dalam Komunikasi Antarbudaya antara Auditor dan Auditee

Afriyanti Diana, Eduard Lukman

Research output: Contribution to journalArticlepeer-review

Abstract

Interaksi antara auditor dan auditee yang baru pertama kali bertemu dapat memunculkan kecemasan dan ketidakpastian bagi kedua pihak. Penelitian ini mendeskripsikan pengelolaan kecemasan dan ketidakpastian yang dialami auditor dalam komunikasi antarbudaya yang dilakukannya dengan auditee, dengan menggunakan Teori Pengelolaan Kecemasan dan Ketidakpastian (Anxiety and Uncertainty Management – AUM) dari Gudykunst. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif interpretif dengan metode studi kasus, dan teknik pengumpulan data dengan wawancara. Kecemasan yang dialami oleh auditor terkait dengan rasa cemas dan khawatir karena belum memiliki informasi mengenai entitas dan auditee, dan perasaan tegang karena memeriksa auditee yang memiliki pengaruh atau relasi dengan pihak yang berkuasa/berpengaruh. Ketidakpastian yang dialami auditor terkait dengan sulitnya mendapat gambaran utuh mengenai kejadian yang telah lampau, kepercayaan terhadap keterangan auditee; dan tingkat kerja sama auditee dalam pemeriksaan.
Original languageIndonesian
Pages (from-to)99-108
JournalLinimasa : Jurnal Ilmu Komunikasi
Volume7
Issue number2
DOIs
Publication statusPublished - 2018

Keywords

  • Anxiety/Uncertainty Management
  • AUM
  • kecemasan
  • ketidakpastian
  • komunikasi antarbudaya

Cite this