PENGARUH PENERAPAN E-PROCUREMENT SEBAGAI ALAT PENGENDALIAN PENGADAAN BARANG/JASA PADA PEMERINTAH KOTA SURABAYA

Astrid Damayanti, Ardi Hamzah

Research output: Contribution to journalArticlepeer-review

Abstract

Perubahan sistem pengadaan barang/jasa dari cara lama
ke sistem pengadaan elektronik, mau tidak mau memerlukan
perubahan dalam pengendaliannya. Hal ini dikarenakan adanya
perubahan kegiatan yang sebelumnya dilakukan secara “manual”
menjadi kegiatan yang didasarkan pada teknologi informasi,
khususnya media internet. Tujuan penelitian ini adalah untuk
mengetahui pengaruh penerapan e-procurement dalam masalah harga
kontrak pembelian, waktu proses dan pemilihan penyedia barang/
jasa, security atau keamanan, prosedur atau SOP sebagai alat
pengendalian barng/jasa. Penelitian ini menggunakan pendekatan
kuantitatif dengan meliputi variabel independen dan variabel dependen.
Variabel independen adalah harga kontrak pembelian, waktu proses
pembelian, security/ keamanan, dan prosedur atau SOP), sedangkan
variabel dependen adalah pengendalian. Sampel penelitian adalah
panitia pengadaan barang/jasa e-Procurement. Teknik analisis yang
digunakan dengan statistik deskriptif dan regresi linier. Hasil deskripsi
statistik menunjukkan bahwa harga kontrak pembelian, waktu proses
dan pemilihan penyedia barang/jasa, keamanan, dan prosedur atau
SOP menunjukkan bahwa masing-masing memiliki nilai maximum,
minimum, mean, dan standar deviasi. Selain itu dilihat dari deskripsi
hasil jawaban kuisioner, responden cenderung setuju dengan
pertanyaan yang diajukan peneliti.Dengan kata lain, harga kontrak
pembelian, waktu proses dan pemilihan penyedia barang/jasa,
keamanan, dan prosedur atau SOP dapat dikatakan baik. Pengujian
dengan regresi simultan menunjukkan secara bersama-sama harga
kontrak pembelian, waktu proses dan pemilihan penyedia barang/
jasa, keamanan, dan prosedur atau SOP berpengaruh secara signifikan
pada pengendalian pengadaan barang/jasa. Pengujian dengan regresi
parsial menunjukkan waktu proses dan pemilihan penyedia barang/
jasa berpengaruh secara signifikan terhadap pengendalian pengadaan
barang/jasa, sedangkan harga kontrak pembelian, keamanan, dan
prosedur atau SOP tidak berpengaruh secara signifikan. Harga kontrak
pembelian, waktu proses dan pemilihan penyedia barang/jasa,
keamanan dan prosedur atau SOP memberikan kontribusi sebesar 42% pada pengendalian pengadaan barang/jasa, sedangkan 58% disebabkan oleh faktor-faktor lain.
Original languageIndonesian
JournalInfestasi
Volume4
Issue number1
DOIs
Publication statusPublished - 2008

Cite this