Abstract
Pemerintah daerah (PemDa) DKI Jakarta merupakan salah satu instansi pemerintah yang menerapkan e-Government. Salah satu manfaat penerapan e-Government tersebut adalah pemerintah dapat memiliki kemampuan untuk mengkoordinasikan dan menciptakan, mengintegrasikan, menukar (sharing), serta mengirimkan (transfer) informasi di dalam instansi pemerintah itu sendiri, kepada publik dan ke instansi pemerintah lainnya. Keberadaan PemDa DKI Jakarta sebagai salah satu instansi pemerintah di ibukota negara Indonesia yang menerapkan e-Government, melatarbelakangi penelitian tentang sejauhmana pengaruh e-Government terhadap kemampuan pemerintah dalam melakukan knowledge sharing. Pengukuran tingkat kemampuan pemerintah dalam melakukan knowledge sharing dilakukan dengan menggunakan model analisa Structural Equation Modeling (SEM) melalui pendekatan kuantitatif dengan cara menyebarkan kuesioner di lingkungan Pemda DKI Jakarta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat kondisi kontradiktif, di mana kedewasaan pengembangan e-Government belum mempengaruhi kemampuan knowledge sharing pemerintah secara signifikan.
| Original language | Indonesian |
|---|---|
| Journal | Studia Informatika: Jurnal Sistem Informasi |
| Publication status | Published - 2012 |
UN SDGs
This output contributes to the following UN Sustainable Development Goals (SDGs)
-
SDG 16 Peace, Justice and Strong Institutions
Cite this
- APA
- Author
- BIBTEX
- Harvard
- Standard
- RIS
- Vancouver