Pembelajaran Menyimak Bahasa Jepang Madya: Penggunaan Bahan Ajar Non Autentik dan Bahan Ajar Autentik

Research output: Contribution to conferencePaperpeer-review

Abstract

Keterampilan menyimak sangat menentukan keberhasilan dalam berkomunikasi lisan maupun dalam melakukan kegiatan berbahasa lisan reseptif. Pada pembelajaran bahasa Jepang madya semester ini, diadakan pembelajaran menyimak lisan menggunakan buku ajar non autentik dan bahan autentik berupa rekaman audio visual. Penelitian ini dilakukan untuk mengamati proses pembelajaran menyimak lisan yang menggunakan kedua jenis bahan ajar tersebut. Pertanyaannya adalah, apakah pembelajaran menggunakan bahan ajar non autentik membantu meningkatkan keterampilan menyimak siswa ketika menyimak menggunaka bahan autentik? Bagaimana pembelajaran menggunakan bahan non autentik dapat meningkatkan kemahiran menyimak bahan audio autentik. Penelitian ini melibatkan 60 orang mahasiswa yang terbagi dalam tiga kelas yang menggunakan metode pembelajaran menyimak berbeda-beda. Dari hasil penelitian ini, diharapkan akan diperoleh informasi awal mengenai bagaimana pengajar menggunakan bahan ajar non autentik dan autentik, serta bagaimana model pembelajaran menyimak lisan tingkat madya menggunakan bahan non autentik dapat menjembatani kemahiran menyimak bahan audio autentik. Sebagai luarannya adalah pembelajar yang mahir menyimak ketika dihadapkan pada materi audio autentik.
Original languageIndonesian
Publication statusPublished - 2017
EventSeminar Nasional Pengajaran Bahasa 2017 - ID, Depok, Indonesia
Duration: 1 Jan 2017 → …

Conference

ConferenceSeminar Nasional Pengajaran Bahasa 2017
CountryIndonesia
CityDepok
Period1/01/17 → …

Keywords

  • Menyimak, Bahasa Jepang Madya, Bahan Ajar Autentik, Bahan Ajar Nonautentik, Model Pembelajaran.

Cite this