Pemaknaan Kaum Perempuan Urban Terhadap Isu Pemanasan Global dan Lingkungan di Media

Research output: Contribution to journalArticlepeer-review

Abstract

Media telah menggambarkan kecilnya partisipasi perempuan dalam mengatasi dampakpemanasan global, walaupun perempuan memiliki peran penting dalam mengurangi dampak fenomenaini. Hal yang menarik untuk di pelajari adalah bagaimana perempuan memaknai pemberitaan lingkungan. Riset ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran perempuan terhadap perubahan iklim. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan FGD dan hasilnya dianalisis dengan menggunakan paradigm konstruksionis kritis dan perspektif ekofeminisme. Hasil penelitian menunjukkan bahwa:(1) ada tiga kelompok khalayak perempuan, (a) mereka yang memiliki pekerjaan terkait dengan lingkungan, (b) mereka yang pekerjaannya tak terkait dengan lingkungan tetapi memiliki kepedulian untuk menjaga lingkungan, (c) mereka yang pekerjaannya tak berhbungan dengan lingkungan dan tak memiliki kepedulian terhadap dampak perubahan iklim. (2) Bagi kelompok kedua dan ketiga, melestarikan lingkungan berarti menjaga lingkungan tetap bersih dan hal ini tak terkait dengan kegiatan mengurangi dampak pemanasan global. (3) Kedua kelompok tersebut memiliki pemaknaan yang serupa dengan media: bagi mereka, perempuan adalah sosok yang bertanggungjawab atas kelestarian alam, dan proses sosialisasi terhadap ramah lingkungan dimulai dari rumah atau keluarga.Tentunya, kelompok yang pro terhadap lingkungan memiliki pemaknaan yang berbeda. Secara singkat, pemaknaan para narasumber bervariasi dan tergantung pada perspektif, karakter dan perilaku masing-masing kelompok.
Original languageIndonesian
JournalJurnal Ilmu Komunikasi
Volume8
Issue number2
DOIs
Publication statusPublished - 2010

Keywords

  • Reception studies
  • gender
  • global warming

Cite this