Patogenesis dan diagnosis gangguan napas saat tidur dengan Drug Induce Sleep Endoscopy (DISE)

Elvie Zulka Kautzia Rachmawati, Wresty Arief, Susyana Tamin, Rahmanofa Yunizaf, Fauziah Fardizza

Research output: Contribution to journalArticle

Abstract

p-ISSN: 0216-3667 e-ISSN: 2598-3970 USER Username Password Remember me INFORMATION For Readers For Authors For Librarians ABOUT THE AUTHORS Elvie Zulka Kautzia Rachmawati Departemen Telinga Hidung Tenggorok - Bedah Kepala Leher Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia/ Rumah Sakit Umum Pusat Dr. Cipto Mangunkusumo Jakarta Indonesia Wresty Arief Departemen Telinga Hidung Tenggorok - Bedah Kepala Leher Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia/ Rumah Sakit Umum Pusat Dr. Cipto Mangunkusumo Jakarta Indonesia Susyana Tamin Departemen Telinga Hidung Tenggorok - Bedah Kepala Leher Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia/ Rumah Sakit Umum Pusat Dr. Cipto Mangunkusumo Jakarta Indonesia Rahmanofa Yunizaf Departemen Telinga Hidung Tenggorok - Bedah Kepala Leher Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia/ Rumah Sakit Umum Pusat Dr. Cipto Mangunkusumo Jakarta Indonesia Fauziah Fardizza Departemen Telinga Hidung Tenggorok - Bedah Kepala Leher Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia/ Rumah Sakit Umum Pusat Dr. Cipto Mangunkusumo Jakarta Indonesia JOURNAL CONTENT Search Search Scope Browse By Issue By Author By Title INDEXING ARTICLE TOOLS Print this article Indexing metadata How to cite item Email this article (Login required) Email the author (Login required) KEYWORDS BERA FEES HIF1 IgE Aspergillus fumigatus NAM Nasopharyngeal carcinoma OAE allergic rhinitis bone conduction categories auditory performance-II diagnosis hearing loss laringoskopi p53 pepsin refluks laringofaring reflux finding score reflux symptom index total nasal symptom score vitamin D β-glucan HOME ABOUT LOGIN REGISTER SEARCH CURRENT ARCHIVES PUBLICATION ETHICS FOCUS AND SCOPE AUTHOR GUIDELINES EDITORIAL TEAM Home > Vol 47, No 2 (2017) > Rachmawati PATOGENESIS DAN DIAGNOSIS GANGGUAN NAPAS SAAT TIDUR DENGAN DRUG INDUCE SLEEP ENDOSCOPY (DISE) Elvie Zulka Kautzia Rachmawati, Wresty Arief, Susyana Tamin, Rahmanofa Yunizaf, Fauziah Fardizza ABSTRACT Latar belakang: Obstructive sleep apnea (OSA) ialah penyakit kronis yang terjadi akibat episode intermiten sumbatan jalan napas komplit atau sebagian saat tidur. OSA dapat menimbulkan komplikasi seperti hipertensi, diabetes melitus, stroke dan excessive daytime sleepiness yang dapat berakibat fatal. OSA merupakan bagian dari gangguan napas saat tidur. Tujuan: Mengindentifikasi letak atau level dan konfigurasi sumbatan pada saat tidur. Tinjauan pustaka: Cara untuk mendiagnosis OSA adalah nasofaringolaringoskopi dengan Muller`s maneuver, pemeriksaan polisomnography (PSG), dan drug induce sleep endoscopy (DISE). Pemeriksaan PSG merupakan standar baku emas untuk mendapakan nilai apnea-hipopnea index (AHI) yang menentukan derajat OSA. Pemeriksaan untuk mengidentifikasi lokasi sumbatan jalan napas yang menyebabkan peningkatan resistensi aliran udara adalah Muller`s maneuver dan DISE. Pada pemeriksaan DISE, digunakan propofol atau midazolam secara intravena untuk menstimulasi keadaan sumbatan pada saat tidur, dilanjutkan dengan pemeriksaan nasofaringolaringoskopi. Kesimpulan: Pemeriksaan ini merupakan cara yang sangat terpercaya untuk menentukan level sumbatan pada keadaan tidur, sehingga jenis tindakan operasi yang dilakukan menjadi lebih tepat. Kata kunci: Drug induced sleep endoscopy, midazolam, propofol, manuver Muller’s, obstructive sleep apnea, polisomnografi ABSTRACT Background: Obstructive sleep apnea (OSA) is a common chronic disorder caused by intermittent episodes of complete or partial upper airway obstruction during sleep. It may lead to complications such as hypertension, diabetes mellitus, stroke, as well as excessive daytime sleepiness which can be fatal. OSA is a part of sleep disorder breathing. Purpose: To identify the sites or the levels of obstruction and its configuration. Literature review: Muller’s maneuver upon nasopharyngoscopy, polysomnography (PSG), and drug-induced sleep endoscopy (DISE) are the modalities for diagnosing OSA. Polysomnography is the gold standard examination for OSA, one of the variables; the apnea-hipopnea index (AHI) is used to determine the presence and severity of OSA. Muller’s maneuver and DISE are the examination to identify the sites responsible for increase in airflow resistance. DISE technique uses intravena injection of propofol or midazolam to produce obstruction in a “natural sleep” condition followed by nasopharyngolaryngoscopy examination. Conclusion: DISE is considered as a very reliable means to define the level of obstruction during sleeping, thus could help to determine appropriate surgery.
Original languageIndonesian
Pages (from-to)193-203
JournalOto Rhino Laryngologica Indonesiana
Volume47
Issue number2
DOIs
Publication statusPublished - 2017

Cite this