Pajanan Personal PM2.5 dan Perubahan Biokimia Darah pada Petugas Penyapu Jalan

Research output: Contribution to journalArticlepeer-review

Abstract

Latar belakang: Pajanan partikulatjalan raya akibat hasil pembakaran bahan bakar kendaraan dapat menyebabkan gangguan kesehatan yang dimulai dari perubahan kadar biokimia darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan biokimia darah pada sampel terpajan partikulatdan tidak terpajan partikulat..

Metode: Penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan desain studi cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah penyapu jalan raya yang bekerja membersihkan sampah dan kotoran di jalan raya. Melalui teknik purposive sampling didapatkan51 sampel yang diambil darahnya untuk diuji oleh laboratorium dan melihat kadar glukosa, insulin, hs-CRP, MDA dan TNF-α. Data dianalisis dengan uji t independen dan uji kai kuadrat.

Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kadar glukosa, insulin, MDA dan TNF-α pada kelompok terpajan partikulatdan kelompok tidak terpajan partikulat(p=0,025; p=0,001; p=0,006; p=0,039). Namun, tidak terdapat perbedaan kadar hs-CRP pada kelompok terpajan partikulatdan kelompok tidak terpajan partikulat(p=0,169).

Simpulan: Disimpulkan bahwa pajanan partikulat halus atau ukuran diameter kurang 2.5 μm dapat berpengaruh terhadap kadar biokimia darah pada pekerja yang terpajan secara terus menerus, dilihat dari terdapat perbedaan pada glukosa, insulin, MDA dan TNF-α pada kedua kelompok sampel.

Original languageIndonesian
JournalJurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia
Publication statusPublished - 2020

Cite this