Moralitas Jawa dalam Novel Gogroke Reroncen Kembang Garing

Arauni Mayan Fauli, Darmoko

Research output: Contribution to conferencePaper

Abstract

Sastra merupakan karya lisan atau tulisan yang memiliki berbagai ciri keunggulan seperti keorisinalan, keartistikan, keindahan alam isi, dan ungkapannya. Karya sastra menurut ragamnya dibedakan atas prosa, puisi, dan drama. Cerita fiksi atau cerita rekaan merupakan karya sastra yang beragam prosa. Salah satu jenis cerita rekaan adalah novel. Novel adlah istilah untuk karya sastra berbentuk rekaan yang panjang, yang menyuguhkan tokoh-tokoh dan menampilkan serangkaian peristiwa dan latar secara tersusun. Penelitian ini menggunakan novel Gorgroke Reroncen Kembang Garing sebagai sumber utama. Teori yang digunakan untuk menganalisis struktural berupa tokoh, penokohan, alur, latar, tema, dan amanat dalam novel GRKG adalah teori dari Panuti Sudjiman tahun 1988, yaitu buku Memahami Cerita Rekaan, sedangkan untuk menganalisis moralitas Jawa atau analisis kebudayaannya berupa proposisi Jawa yitna yuwana lena kena, peneliti menggunakan teori Kualitatif dari John W Creswell tahun 1994. Penelitian ini diharapkan dapat berguna untuk keperluan akademus maupun non akademis.
Original languageIndonesian
Publication statusPublished - 2018
EventSeminar Internasional Bahasa sastra dan pembelajarannya Pemertahanan Bahasa dan Budaya Daerah melalui Pendidikan - ID, Bandung, Indonesia
Duration: 1 Jan 2018 → …

Conference

ConferenceSeminar Internasional Bahasa sastra dan pembelajarannya Pemertahanan Bahasa dan Budaya Daerah melalui Pendidikan
CountryIndonesia
CityBandung
Period1/01/18 → …

Keywords

  • Moralitas, Jawa, struktural, novel, ungkapan.

Cite this

Fauli, A. M., & Darmoko (2018). Moralitas Jawa dalam Novel Gogroke Reroncen Kembang Garing. Paper presented at Seminar Internasional Bahasa sastra dan pembelajarannya Pemertahanan Bahasa dan Budaya Daerah melalui Pendidikan, Bandung, Indonesia.