Model Prediksi Mortalitas 30 Hari Pasien Usia Lanjut di Ruang Rawat Akut Geriatri Menggunakan Domain Pendekatan Paripurna Pasien Geriatri

Research output: Contribution to journalArticlepeer-review

Abstract

Pendahuluan. Mortalitas pasien usia lanjut yang dirawat cukup tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan dan menentukan performa model prediksi mortalitas 30 hari pasien usia lanjut yang dirawat di ruang rawat akut (RRA) geriatri menggunakan domain pendekatan paripurna pasien geriatri (P3G). Metode. Penelitian kohort retrospektif ini menggunakan status rekam medis pasien usia lanjut (> 60 tahun) yang dirawat di RRA geriatri. Prediktor yang dianalisis meliputi usia, jenis kelamin, delirium, komorbiditas (CIRS-G), kadar albumin, status fungsional (ADL Barthel), status kognitif, status psikoafektif, dan status nutrisi (MNA). Analisis multivariat dengan cox regression dilakukan untuk mendapatkan hazard ratio (HR) dan untuk mengembangkan model prediksi. Kemampuan kalibrasi model prediksi ditentukan dengan uji Hosmer-Lemeshow dan kemampuan diskriminasinya ditentukan dengan menghitung area under the receiver-operating-characteristic curve (AUC). Hasil. Terdapat 530 subjek dengan median usia 69 tahun (rentang 60-96 tahun). Mortalitas 30 hari didapatkan sebesar 28,1%. Delirium (HR 4,11 [(IK 95% 1,83-9,11]), kadar albumin < 3 mg/dl (HR 2,18 [IK 95% 1,23-3,85]), ADL Barthel < 9 (HR 2,21 [IK 95% 1,23-3,85]), dan malnutrisi (MNA < 17) (HR 1,77 [IK 95% 1,19-2,63]) merupakan prediktor bermakna mortalitas 30 hari. Model prediksi mortalitas dikelompokkan menjadi risiko rendah (4,4%), risiko sedang (24,8%), dan risiko tinggi (64,3%). Uji Hosmer-Lemeshow menunjukkan presisi yang baik (p = 0,409) dan AUC menunjukkan kemampuan diskriminasi yang baik (84,3% [IK 95% 80,7-87,9]). Simpulan. Model prediksi mortalitas 30 hari berdasarkan domain P3G memiliki presisi dan kemampuan diskriminasi yang baik.
Original languageIndonesian
JournalJurnal Penyakit Dalam Indonesia
Publication statusPublished - 2020

Cite this