Mengevaluasi Kontra-Terorisme Indonesia di Era Reformasi: Aspek Konstitusional dan Koersif

Research output: Contribution to journalArticlepeer-review

Abstract

Artikel ini mengajukan suatu pertanyaan sederbana, apa yang menandai perubahanrespon pemerintah Indonesia terhadap terorisme setelah 15 tahun penerapan kebfjakananti-terorisme atau kontra-terorisme. Untuk mer!Jawabpertanyaan ini, ia menawarkansuatu kategorisasi ragam bentuk respon pemerintah terhadap terorisme berbentukempat pilar kebfjakan respon terhadap terorisme, dan mer!Jelaskan respon pemerintahIndonesia berdasarkan empat pilar ini. T1!iuan dari kategorisasi ini adalah melihatapakah kebfjakan respon Indonesia sedang mengalami eskalasi intensitas atau tidak)dan karakter apa yang menandai perubahan karakter respon ini. Melihat terjadinya-tidaknya eskalasi dimaksudkan untuk mengukur secara sederhana perubahan dalampenerapan kebijakan respon terhadap terorisme di negara demokrasi. Asumsiyangdipakaipegang oleh artikel ini adalah eskalasi dalam merespon terorisme - antaralain ditandai dengan ekspansi kewenangan aparat - dapat membahqyakan kesehatandemokrasi; sebaliknya) demokrasi yang sehat - ditandai dengan pembangunaninstitusional demokrasi dan sektor keamanan - dapat memberikan kendaliyang baikatas eskalasi kontra-terorisme.
Original languageIndonesian
Pages (from-to)224
JournalAnalisis CSIS
Volume47
Issue number28
Publication statusPublished - 1 Dec 2018

Keywords

  • kontra-terorisme) demokrasi, eskalasi terbatas, deradiealisasi, pelibatanmiliter dalam kontra-terorisme.

Cite this