Kritik Terhadap Kehidupan dan Masyarakat Kota di Jerman pada Awal Abd ke-20: Kajian Dua Puisi Era Ekspresionis Staedter dan Besucht vom Lande

Nurhafni Julianti, Lisda Liyanti

Research output: Contribution to conferencePaperpeer-review

Abstract

Sebagai sebuah karya sastra, puisi dapat mengabadikan serta menampilkan kembali sebuah potret kehidupan yang terjadi pada suatu periode tertentu. Melalui karya tulis ini, penulis mencoba menganalisis kondisi kehidupan kota-kota besar di Jerman serta masyarakat yang hidup di dalam puisi pada periode awal abad ke-20. Setelah itu, penulis juga akan menganalisis kritik-kritik yang disampaikan para penyair era ekspresionisme terhadap kondisi kehidupan kota-kota besar di Jerman serta masyarakat yang hidup di dalamnya pada periode awal abad ke-20. Objek penelitian ini adalah dua buah puisi era ekspresionisme dengan judul Städter (Orang-orang Kota) karya Alfred Wolfenstein pada tahun 1914 dan Besuch vom Lande (Tamu Dari Kampung) karya Erich Kästner pada tahun 1929 dengan mengacu kepada teori dan konsep kehidupan perkotaan oleh Georg Simmel dan Louis Wirth. Hail penelitian menunjukan bahwa dua puisi yang dibuat pada masa ekspresionisme ini menyuarakan kritik tajam perubahan kota dan masyarakatnya. Kritik ini dituangkan dalam tema-tema kepadatan kota, kesepian, individualitas yang tinggi, dan juga dehumanisasi yang terjadi akibat cepat dan massifnya perubahan yang dialami oleh masyarakat saat itu.
Original languageIndonesian
Publication statusPublished - 2017
EventInternational Young Scholars Symposium of Humanities and Arts 2017 - ID, Depok, Indonesia
Duration: 1 Jan 2017 → …
http://elsevier.com/theconference

Conference

ConferenceInternational Young Scholars Symposium of Humanities and Arts 2017
CountryIndonesia
CityDepok
Period1/01/17 → …
Internet address

Keywords

  • Sastra Jerman, Puisi, Ekspresionisme, Kota, Georg Simmel, Louis Wirth.

Cite this