KONSUMSI SIMBOLIS DALAM PEMILIKAN RUMAH OLEH KELAS MENENGAH (Studi Kasus Penghuni Greenland Forest Park Residence Depok)

Research output: Chapter in Book/Report/Conference proceedingConference contributionpeer-review

Abstract

Artikel ini membahas konsumsi simbolis yang dilakukan oleh kelas menengah dalam pemilikan rumah. Penelitian dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif untuk menjelaskan bagaimana kelas menengah memaknai kelas sosial mereka melalui pemilikan rumah. Data dikumpulkan melalui wawancara dan observasi dengan subjek penelitian penghuni Greenland Forest Park Residence Depok. Penelitian dilakukan sejak bulan April hingga Juli 2015. Penelitian ini berangkat dari argumen Gerke (2002) tentang konsumsi simbolis (lifestyling) kelas menengah Indonesia. Pada saat itu, konsumsi simbolis dilakukan karena mereka tidak mampu melakukan konsumsi riil untuk menandai kelas sosial. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, kelas menengah (penghuni Greenland Residence) melakukan konsumsi riil dan konsumsi simbolis untuk menandai kelas sosialnya.Hal ini terlihat dari konsumsi rumah.

Original languageEnglish
Title of host publicationLaboratorium Sosiologi, FISIP Universitas Andalas 2016
VolumeII
EditionKonfrensi Nasional ke-V Asosiasi Program Studi Sosiologi
Publication statusPublished - 2016

Cite this