Skip to main navigation Skip to search Skip to main content

Kombinasi Aerobic dan Resistance Training terhadap Kontrol Glukosa Darah pada Pasien Diabetes Melitus (DM)

Research output: Contribution to journalLiterature reviewpeer-review

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk manganalisis pengaruh kombinasi aerobic dan resistance training terhadap kontrol glukosa darah pada pasien DM. Metode yang digunakan adalah systematic review pada database Scopus, Embase, EBSCO, ScienceDirect dan ProQuest. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aerobic training yang dilakukan 5-6 kali per minggu (150 jam per minggu) dengan berlari atau bersepeda dan resistance training yang dilakukan 2-3 kali per minggu (8–10 latihan setiap sesi) menggunakan beban, resistance band ataupun beban tubuh memberikan dampak positif pada kontrol glukosa darah. Simpulan, kombinasi aerobic dan resistance training yang dilakukan dengan frekuensi, durasi, intensitas dan repetisi yang sesuai anjuran mampu meningkatkan kontrol glikemik pada pasien DM dengan indikator kestabilan gula darah dan HbA1c.
Original languageEnglish
Pages (from-to)84-96
JournalJournal of Telenursing
Volume4
Issue number1
DOIs
Publication statusPublished - 14 Mar 2022

UN SDGs

This output contributes to the following UN Sustainable Development Goals (SDGs)

  1. SDG 3 - Good Health and Well-being
    SDG 3 Good Health and Well-being

Keywords

  • Aerobic Training
  • DM
  • Glukosa Darah
  • Resistance Training

Fingerprint

Dive into the research topics of 'Kombinasi Aerobic dan Resistance Training terhadap Kontrol Glukosa Darah pada Pasien Diabetes Melitus (DM)'. Together they form a unique fingerprint.

Cite this