Keberlanjutan dan Dampak Jangka Panjang Operasi Perikanan Intensif di Tempat Pemijahan Ikan Baronang (Siganus canalicullat) di Pulau Papagaran-Taman Nasional Komodo

Sudaryanto Sudaryanto, Herdis Herdiansyah

Research output: Contribution to journalArticlepeer-review

Abstract

Papagaran merupakan pulau yang terletak di dalam kawasan Taman Nasional Komodo dihuni oleh lebih dari 280 kepala keluarga nelayan. Mata pencaharian utama adalah perikanan Siganus canaliculatus dengan dua cara menggunakan bahan beracun tuba, dan mengambil manfaat dari keberadaan tempat pemijahan secara berkelompok di dekat zona pemanfaatan pesisir. Para nelayan mengamati terjadi tren penurunan jumlah tangkapan ikan. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan penyebab turunnya jumlah tangkapan ikan di perairan laut Pulau Papagaran, dan juga menentukan pilihan kebijakan untuk mewujudkan konservasi area pemijahan ikan beronang. Pendekatan penelitian menggunakan metode penelitian campuran kuantitatif dan kualitatif. Metode kuantitatif menggunakan metode survei terhadap penduduk desa terkait kegiatan penangkapan ikan. Pendekatan kualitatif dilakukan untuk mengetahui sejarah dan kemungkinan penyebab turunnya jumlah tangkapan ikan berdasarkan observasi dan wawancara mendalam.Opsi kebijakan konservasi yang diperlukan dalam upaya memperbaiki kondisi tangkapan ikan di wilayah Papagarandilakukan dengan penghitungan. Hasil penelitian menunjukkan ikan ditangkap sebelum bertelur. Hasil perhitungan AHP diperoleh hasil upaya konservasi pemijahan ikan beronang dilakukan dengan mempertimbangkan aspek keberlanjutan (67,16%), sosial budaya (26,54%), dan ekonomi (6,29%). Hasil perhitungan AHP terhadap pilihan alternatif berturut-turut adalah pembentukan reservat (64,64%), pengaturan waktu penangkapan ikan (25,54%) dan penggantian metode penangkapan ikan (9,82%).
Original languageIndonesian
Pages (from-to)158-172
JournalECOTROPHIC : Jurnal Ilmu Lingkungan (Journal of Environmental Science)
Volume12
Issue number2
DOIs
Publication statusPublished - 2018

Cite this