Abstract
Karsinoma Sel Basal (KSB) merupakan neoplasma ganas dari sel yang tidak mengalami keratinisasi pada lapisan basal epidermis, bersifat invasif lokal, agresif, destruktif, dan jarang bermetastasis. KSB lebih sering terjadi pada usia lanjut. Etiopatogenesis yang berkaitan dengan KSB adalah genetik, lingkungan, dan yang paling sering adalah paparan sinar ultraviolet. Secara klinis, terdapat lima tipe KSB, yaitu nodular, superfisial, morpheaform, pigmented, dan fibroepitelioma Pinkus. Deteksi dini kanker kulit dapat dilakukan dengan pemeriksaan kulit sendiri (SAKURI).Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tanda klinis sebagai prediktor karsinoma sel basal pada petani karet tradisional. Melalui 7 langkah diagnosis okupasi, dapat diambil kesimpulan bahwa Diagnosis Karsinoma Sel Basal pada pasien berhubungan denganpekerjaannya sebagai petani karet tradisional. Penatalaksanaan definitif dan non medikamentosa yang tepat dan kepatuhan pasien dapat mengembalikan kondisi kesehatan pasien dengan prognosis baik
Original language | Indonesian |
---|---|
Pages (from-to) | 699-715 |
Journal | Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia |
Volume | 2 |
Issue number | 8 |
DOIs | |
Publication status | Published - Aug 2022 |
Keywords
- karsinoma sel basal
- kanker kulit
- petani karet tradisional