Kadar Ureum sebagai Kapasitas Buffer Saliva pada Anak Talasemia Beta mayor

Thea Kirana, Heriandi Sutadi

Research output: Contribution to conferencePaper

Abstract

Pendahuluan: Talasemia beta mayor merupakan penyakit kelainan darah yang sering ditemukan pada anak usia 0-18 tahun. Penyakit ini dapat mempengaruhi keadaan rongga mulut pada komposisi saliva terutama dengan meningkatnya kadar ureum. Peningkatan kadar ureum sebagai kapasitas buffer saliva berperan penting terhadap terjadinya karies gigi. Tujuan: menelaah kadar ureum sebagai kapasitas buffer saliva pada anak talasemia beta mayor. Tinjuan pustaka: Talasemia beta mayor terjadi akibat terganggunya sintesis rantai globulin beta sehingga terdapat presipitasi rantai globin alfa. Perawatan untuk penyakit ini adalah transfusi darah dan terapi khelasi besi untuk mengurangi akumulasi besi. Eritropoiesis yang inefektif dan komplikasi dari transfusi yang berkepanjangan akan mengganggu fungsi ginjal. Adanya gangguan ginjal dapat berpengarulh pada peningkatan kadar ureum terutama dalam saliva. Ureum berasal dari metabolisme protein yang akan dihidrolisis oleh mikroorganisme ureolitik menghasiikan ammonia dan karbondioksida Ureum memiliki peran sebagai kapasitas buffer yang memberikan suasana alkali dan menjaga keseimbangan asam basa dalam rongga mulut. Penyakit talasemia beta mayor dapat meningkatkan terjadinya gangguan fungsi ginjal. Gangguan reasorbsi dan fitrasi pada tubulus dan glomerulus ginjal dapat menyebabkan terjadinya peningkatan kadar ureum dalam darah. Kadar ureum dalam darah dapat merefleksikan kadar ureum dalam saliva akibat difusi ureum yang cepat dan mudah melalui membran biologis. Tingginya kadar ureum dalam saliva akan meningkatkan kapasitas buffer saliva yang berdampak pula terhadap terjadinya risiko karies. Peningkatan kadar ureum juga kerap ditemukan pada penderita talasemia beta mayor dengan aktifitas karies tinggi. Kesimpulan: Adanya gangguan fungsi ginjal akibat transfusi darah yang berkelanjutan pada penderita talasemia beta mayor, dapat meningkatkan kadar ureum yang berfungsi sebagai kapasitas buffer saliva dan berpengaruh terhadap kejadian karies gigi
Original languageIndonesian
Publication statusPublished - 2017
EventPertemuan Ilmiah Nasional Ilmy Kedokteran Gigi Anak ke-10 - ID, Jakarta, Indonesia
Duration: 1 Jan 2017 → …

Conference

ConferencePertemuan Ilmiah Nasional Ilmy Kedokteran Gigi Anak ke-10
CountryIndonesia
CityJakarta
Period1/01/17 → …

Keywords

  • Ureum, kapasitas buffer saliva, talasemia beta mayor

Cite this

Kirana, T., & Sutadi, H. (2017). Kadar Ureum sebagai Kapasitas Buffer Saliva pada Anak Talasemia Beta mayor. Paper presented at Pertemuan Ilmiah Nasional Ilmy Kedokteran Gigi Anak ke-10, Jakarta, Indonesia.