Intervensi penyakit jantung koroner dengan Sindroma Gagal Jantung

I Made Putra Swi Antara, Yoga Yuniadi, Bambang Budi Siswanto

Research output: Contribution to journalArticle

Abstract

Revaskularisasi koroner pada pasien dengan gagal jantung seringkali menjadi keputusan yang sulit akibat diperlukannya pertimbangan antara keuntungan dan risiko perioperatif yang lebih besar pada kelompok pasien seperti ini. Sementara itu, angka mortalitas pasca tindakan CABG pada pasien dengan gagal jantung di Pusat Jantung Nasional Harapan Kita (PJNHK) cukup tinggi. Data yg tercatat pada tahun 2006-2008 menunjukkan bahwa 14 dari 85 orang (16,4%) pasien akhirnya meninggal di rumah sakit.1 Apakah revaskularisasi dengan PCI pada penyakit jantung koroner (PJK) dengan EF rendah namun miokardium yang viabel memiliki peranan di PJNHK? Melaui pemaparan kasus ini akan didiskusikan manajemen Sindroma Gagal Jantung yang disebabkan oleh PJK dengan EF buruk menggunakan revaskularisasi PCI pada pasien yang menolak CABG.

Original languageIndonesian
JournalMajalah Kardiologi Indonesia
Publication statusPublished - 2009

Cite this