Hubungan antara Stres Kerja dan Psikopatologi pada Perawat RS Atma Jaya

Surilena, Stella Levina Kurniawan, Raden Irawati Ismail

Research output: Contribution to journalArticlepeer-review

Abstract

Latar Belakang: Tuntutan tugas perawat di rawat inap dan rawat jalan dapat menyebabkan kelelahan fisik, emosi, mental yang dapat berdampak lanjut dengan stres kerja dan psikopatologi. Tujuan: Mengetahui hubungan antara stres kerja dan psikopatologi pada perawat di rawat inap dan rawat jalan RS Atma Jaya. Metode: Metode penelitian cross-sectional, sebanyak 66 responden (54 perawat rawat inap dan 12 rawat jalan) didapat secara stratified random sampling, Oktober 2013-November 2014 di RS Atma Jaya, Jakarta Utara. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner demografi, Survey Diagnostic Stress (SDS-30) untuk mengukur stres kerja, dan Symptoms Checklist (SCl-90) untuk mengukur psikopatologi. Analisis data dengan analisis univariat dan analisis bivariat Fisher. Hasil: 15 di antara 66 (22,8%) perawat dengan psikopatologi positif (risiko gangguan mental emosional), yaitu 13 orang (18,9%) obsesif kompulsif, 12 orang (17,3%) sensitivitas interpersonal, dan 9 orang (13,1%) gejala tambahan. Psikopatologi positif dijumpai pada 13,3% perawat yang bertugas di ruang rawat jalan dan 86,7% perawat yang bertugas di ruang rawat inap. Usia responden terbanyak usia 18-25 tahun, dengan 90,09% perempuan. Perawat rawat inap lebih banyak mengalami stres kerja derajat sedang dibandingkan perawat rawat jalan. Analisis Fisher menunjukkan ada hubungan bermakna (p<0,05) antara faktor stres kerja, yaitu beban kerja berlebih secara kualitatif dan konflik peran dengan psikopatologi. Tidak terdapat hubungan bermakna (p>0,05) antara faktor stres kerja, yaitu tanggung jawab, pengembangan karier, beban kerja berlebih secara kualitatif, dan ketidakjelasan peran dengan psikopatologi Kesimpulan: Psikopatologi positif dan stres kerja derajat sedang lebih banyak dijumpai pada perawat yang bertugas di rawat inap.
Original languageIndonesian
JournalDamianus Journal of Medicine
Publication statusPublished - 2015

Cite this