Hepatitis C pada Anak: Apakah Sering Terjadi dan Dapat Disembuhkan?

Research output: Chapter in Book/Report/Conference proceedingConference contributionpeer-review

Abstract

Infeksi Virus hepatitis C (VHC) merupakan salah satu masalah kesehatan dan ekonomi yang besar baik pada anak maupun dewasa di negara maju dan berkembang. Di dunia diperkirakan 150-180 juta orang terinfeksi VHC dengan 3-4 juta kasus baru dan 350 juta orang diperkirakan meninggal dunia disebabkan oleh komplikasi infeksi VHC.

Virus hepatitis C (VHC) merupakan bagian dari keluarga flaviviridae yang meliputi flavivirus klasik penyebab demam kuning & dengue. Infeksi ini cukup sering menimbulkan penyakit hati kronik, sirosis hepatis serta gagal hati dan merupakan salah satu indikasi transplantasi hati. VHC merupakan virus RNA rantai tunggal dengan diameter 30-60 nm yang disebarkan melalui darah serta dapat menginfeksi manusia & simpanse.

Pada orang dewasa, risiko penyebarannya adalah penggunaan obat-obatan intravena, hubungan seksual dengan pasangan yang menggunakan obat-obatan intravena, hemodialisis kronik dan transfusi darah.1,2 Sedangkan pada anak, saat ini transmisi ibu ke bayi merupakan infeksi yang paling sering menyebabkan infeksi pada bayi di negara maju yang disebabkan oleh tidak adanya metode untuk pencegahan transmisi.Metode pencegahan yang sampai saat ini dianggap cukup efektif adalah deteksi dini dan pengobatan infeksi secara efektif.

Oleh karena itu pada makalah ini akan diuraikan tentang diagnosis infeksi VHC serta tatalaksananya pada anak.
Original languageIndonesian
Title of host publicationPendidikan Kedokteran Berkelanjutan LXX
EditorsHartono Gunardi, Nikmah Salamia, Fatima Safira Alatas, Klara Yuliarti
PublisherDepartemen Ilmu Kesehatan Anak FKUI RSCM
Pages55-65
ISBN (Print)978-979-8271-53-3
Publication statusPublished - Apr 2016

Cite this