Formulasi dan Karakterisasi Capsaicin Konsentrasi Tinggi dalam Pembawa Transfersom pada Sediaan Gel

Research output: Contribution to journalArticlepeer-review

Abstract

Capsaicin topikal dengan konsentrasi tinggi (8%) efektif dalam pengobatan nyeri pada pasien Post-Herpetic Neuralgia (PHN) dan HIV-Associated Distal Sensory Polyneuropathy (HIV-DSP), namun penggunaan capsaicin ini masih menimbulkan reaksi yang tidak diinginkan pada tempat aplikasi. Banyak penelitian telah dilakukan untuk mengurangi efek samping yang terjadi karena pemakaian capsaicin. Penelitian ini bertujuan memformulasikan dan mengkarakterisasi capsaicin transfersom konsentrasi tinggi pada sediaan gel serta melihat penetrasinya ke dalam kulit dengan alat sel difusi Franz. Formula Capsaicin transfersom menggunakan campuran Phospholiphon 90G dan Tween 80 dengan rasio (90:10); (85:15); dan (80:20). Formula optimum transfersom dihasilkan oleh campuran fosfatidilkolin (Phospholiphon 90G®) dan Tween 80 (80:20) dengan ukuran partikel 183,03±25,95 nm, potential zeta -33,87±0,83 mV, dan efisiensi penjerapan 71,58+0,12 %. Formula terpilih Transfersom dibentuk ke dalam suatu sediaan gel kemudian dibandingkan dengan gel non-transfersom untuk melihat penetrasinya ke dalam kulit melalui uji sel difusi Franz. Selanjutnya, dianalisa menggunakan metode Spektrofotometri UV-Vis dengan panjang gelombang 281 nm. Berdasarkan uji sel difusi Franz, didapatkan jumlah kumulatif gel capsaicin transfersom sebesar 7572,19 ng/cm2 dan gel capsaicin non-transfersom sebesar 20326,66 ng/cm2. Nilai fluks Capsaicin transfersom adalah 329,12 ng.cm-2jam-1 and capsaicin non-transfersom adalah 760,08 ng.cm-2jam-1. Dapat disimpulkan bahwa komposisi Phospholiphon 90G® dan Tween 80 dengan rasio 80:20 menghasilkan formula optimum dari transfersom capsaicin konsentrasi tinggi. Gel capsaicin transfersom memiliki kemampuan penetrasi yang lebih lambat dibandingkan capsaicin non transfersom. Hasil ini diharapkan dapat mengurangi efek samping dari capsaicin yang bersifat iritan, namun, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut terkait hal ini.
Original languageIndonesian
JournalAl Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan
Volume18
Issue number1
DOIs
Publication statusPublished - 31 Jan 2024

Cite this