Faktor Risiko Terjadinya Metastasis Jauh pada Pasien Kanker Payudara

Juli Jamnasi, Soehartati Argadikoesoema Gondhowiardjo, Zubairi Djoerban, Nurjati C Siregar, Evert D.c Poetiray, Anna Puspita Tunggono

Research output: Contribution to journalArticle

Abstract

Tujuan: Mengetahui faktor risiko yang berpengaruh dan lokasi tersering metastasis jauh pada pasien kanker payudara (KPD). Metodologi: Total 1.289 pasien kanker dari periode bulan Januari 2001 sampai Desember 2010 diteliti secara retrospektif. Dari 913 pasien yang memenuhi kriteria inklusi dikelompokan menjadi tiga kelompok. Faktor risiko dengan uji Chi-square pada kelompok dengan metastasis (Kelompok I+II) dibandingkan dengan kelompok bebas-metastasis (Kelompok III); dan uji Cox-regression untuk mengidentifikasi kesintasan bebas metastasis (DMFS) Hasil: Status T3-T4, pN positif dan subtipe triple-negative secara signifikan berhubungan dengan kejadian metastasis jauh di kelompok metastasis dibandingkan kelompok bebas-metastasis (p<0.05). Status pN positif (HR: 2,51; IK95%: 1,65–3,83) dan derajat histopatologis grade-3 (HR: 1,67; IK95%: 1,06–2,64) secara bermakna berhubungan dan dapat memprediksikan DMFS untuk 5 dan 10 tahun. Lokasi tersering metastasis pada Kelompok I adalah: tulang (n=73; 64,6%), paru (n=33; 29,2%), hati (n=24; 21,2%), otak (n=1; 0,8%) dan payudara kontralateral (n=5; 0,8%). Sedangkan lokasi metastasis pada Kelompok II adalah tulang (n=76; 62,3%), paru (n=34; 27,9%), payudara kontralateral (n=26; 21,3%), hati (n=22; 18%), dan otak (n=13; 10,7%). Kesimpulan: Status T3 – T4, status pN positif, dan subtipe triple-negative yang bermakna secara statistik pada metastasis jauh (p<0.05). Lokasi tersering metastasis adalah tulang.
Original languageIndonesian
JournalRadioterapi & Onkologi Indonesia
Volume7
Issue number2
DOIs
Publication statusPublished - 2016

Cite this