TY - JOUR
T1 - Effect of Extraction Method on Polyphenol Content and Antioxidant Activity of Rubus fraxinifolius (Pengaruh Metode Ekstraksi terhadap Kandungan Senyawa Polifenol dan Aktivitas Antioksidan pada Rubus fraxinifolius)"
AU - Elya, Berna
AU - Saputri, Fadlina Chany
PY - 2019
Y1 - 2019
N2 - Tanaman Rubus fraxinifolius dapat ditemukan di daerah pegunungan Jawa Barat. Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa tanaman ini memiliki aktivitas antioksidan yang sangat kuat. Kandungan senyawa polifenol pada tanaman berkontribusi secara substansial terhadap aktivitas antioksidan dan metode ekstraksi akan mempengaruhi kandungan senyawa yang tersari. Pada penelitian ini dilakukan evaluasi pengaruh metode ekstraksi organ daun, buah muda, dan batang R. fraxinifolius terhadap kandungan polifenol serta aktivitas antioksidannya. Bagian daun, buah, dan batang R. fraxinifolius diekstraksi cair padat secara maserasi, refl uks, dan Soxhlet menggunakan pelarut metanol. Terhadap masing-masing ekstrak dilakukan penetapan kadar polifenol total dengan pereaksi Folin-Ciocalteu serta uji aktivitas antioksidan dengan metode peredaman DPPH. Rendemen ekstrak terbanyak adalah ekstrak refl uks daun R. fraxinifolius sebesar 30,20%. Kandungan polifenol total tertinggi adalah pada ekstrak Soxhlet daun R. fraxinifolius sebesar 48,79 mg GAE/g ekstrak. Aktivitas antioksidan tertinggi yaitu ekstrak Soxhlet daun R. fraxinifolius sebesar 98,29% pada 100 bpj. Dari penelitian ini menunjukan bahwa ekstrak metanol daun R. fraxinifolius yang diekstraksi secara Soxhlet memiliki kandungan polifenol serta aktivitas antioksidan tertinggi. (PDF) Pengaruh Metode Ekstraksi terhadap Kandungan Senyawa Polifenol dan Aktivitas Antioksidan pada Rubus fraxinifolius (Eff ect of Extraction Method on Polyphenol Content and Antioxidant Activity of Rubus fraxinifolius).
AB - Tanaman Rubus fraxinifolius dapat ditemukan di daerah pegunungan Jawa Barat. Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa tanaman ini memiliki aktivitas antioksidan yang sangat kuat. Kandungan senyawa polifenol pada tanaman berkontribusi secara substansial terhadap aktivitas antioksidan dan metode ekstraksi akan mempengaruhi kandungan senyawa yang tersari. Pada penelitian ini dilakukan evaluasi pengaruh metode ekstraksi organ daun, buah muda, dan batang R. fraxinifolius terhadap kandungan polifenol serta aktivitas antioksidannya. Bagian daun, buah, dan batang R. fraxinifolius diekstraksi cair padat secara maserasi, refl uks, dan Soxhlet menggunakan pelarut metanol. Terhadap masing-masing ekstrak dilakukan penetapan kadar polifenol total dengan pereaksi Folin-Ciocalteu serta uji aktivitas antioksidan dengan metode peredaman DPPH. Rendemen ekstrak terbanyak adalah ekstrak refl uks daun R. fraxinifolius sebesar 30,20%. Kandungan polifenol total tertinggi adalah pada ekstrak Soxhlet daun R. fraxinifolius sebesar 48,79 mg GAE/g ekstrak. Aktivitas antioksidan tertinggi yaitu ekstrak Soxhlet daun R. fraxinifolius sebesar 98,29% pada 100 bpj. Dari penelitian ini menunjukan bahwa ekstrak metanol daun R. fraxinifolius yang diekstraksi secara Soxhlet memiliki kandungan polifenol serta aktivitas antioksidan tertinggi. (PDF) Pengaruh Metode Ekstraksi terhadap Kandungan Senyawa Polifenol dan Aktivitas Antioksidan pada Rubus fraxinifolius (Eff ect of Extraction Method on Polyphenol Content and Antioxidant Activity of Rubus fraxinifolius).
M3 - Article
SN - 2614-6495
JO - Jurnal Ilmu Kefarmasian Indonesia
JF - Jurnal Ilmu Kefarmasian Indonesia
ER -