Dukungan Suami Terhadap Perilaku WUS (30-50 Tahun) dalam Melakukan Pemeriksaan IVA di Wilayah Kerja Puskesmas Bondongan Tahun 2018

Research output: Contribution to journalArticlepeer-review

Abstract

Kanker serviks adalah tumor ganas primer yang berasal dari sel epitel skuamosa, yang terjadi pada serviks atau leher rahim dan sering disebut sebagai “silent killer”. Salah satu upaya untuk mendeteksi kanker serviks adalah dengan melakukan pemeriksaan IVA. Cakupan IVA di Indonesia masih jauh dari yang diharapkan. Tahun 2016, cakupan IVA di Indonesia hanya 5% dan Jawa Barat sampai tahun 2016 baru 3%. Sementara itu, cakupan IVA Puskesmas Bondongan tahun 2017 sebanyak 0,8% dan merupakan cakupan yang terendah diantara 25 Puskesmas yang ada di Kota Bogor. Tujuan: untuk mengetahui hubungan dukungan suami dengan perilaku WUS (30-50 tahun) dalam melakukan pemeriksaan IVA di wilayah kerja Puskesmas Bondongan, Kota Bogor Tahun 2018. Metode: penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan rancangan cross sectional, dengan responden WUS (30-50 tahun) sebanyak 59 orang. Hasil: WUS yang melakukan pemeriksaan IVA sebanyak 27,1% dan WUS yang mendapat dukungan suami sebanyak 50% yang melakukan pemeriksaan IVA. Berdasarkan hasil uji chi-square diperoleh tidak ada hubungan karakteristik (usia, nilai p=0,791, pendidikan, nilai p=0,956, pekerjaan, nilai p=0,116) dengan perilaku WUS (30-50 tahun) dalam melakukan pemeriksaan IVA. Ada hubungan antara dukungan suami (p=0,001) dengan perilaku WUS (30-50 tahun) dalam melakukan pemeriksaan IVA. Diharapkan kepada petugas kesehatan Puskesmas Bondongan untuk terus mensosialisasikan tentang pemeriksaan IVA kepada WUS (30-50 tahun) dan juga kepada suami
Original languageEnglish
JournalGASTER: Jurnal Kesehatan
Publication statusPublished - 2019

Fingerprint Dive into the research topics of 'Dukungan Suami Terhadap Perilaku WUS (30-50 Tahun) dalam Melakukan Pemeriksaan IVA di Wilayah Kerja Puskesmas Bondongan Tahun 2018'. Together they form a unique fingerprint.

Cite this