AS, Perang, dan Kebebasan Pers

Research output: Contribution to journalArticlepeer-review

Abstract

Perang ternyata telah membawa AS kepada satu situasi yang buruk bagi kebebasan persnya, Meski kebebasan media massa AS dilindungi the First Amendment, namun pada pelaksanaannya di lapangan, praktik- praktik pengingkaran terhadap nilai-nilai kebebasan, tetap saja berlangsung. Kebebasan yang selalu menjadi acuan media, tampaknya tak lagi kebal terhadap tekanan pemerintah. Kebebasan yang kerap didengungkan itu nyatanya tak berkutik ketika berhadapan dengan kasus-kasus yang menyangkut eksistensi pemerintah dan kerahasiaan negara.
Original languageIndonesian
Pages (from-to)1-7
JournalMediator: Jurnal Komunikasi
Volume3
Issue number1
Publication statusPublished - 2002

Cite this