Analisis Semiotika Tentang Representasi Kriminalitas Akibat Keluarga Yang Kurang Harmonis Dalam Game Grand Theft AutoV

Ricky Alexander, Pinckey Triputra

Research output: Contribution to journalArticlepeer-review

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh storyline Grand Theft Auto V (GTA V) yang menggunakan stereotip bahwa pelaku kriminal selalu muncul dari keluarga yang berantakan, kebanyakan tokoh-tokoh penting dalam GTA V memiliki masa kecil yang sulit dan itu menjadi alasan bagi mereka menjadi seorang criminal, nyatanya, tidak selalu pelaku kriminal berasal dari keluarga yang berantakan seperti yang digambarkan. Peneliti menganalisis dengan menggunakan teori komunikasi massa, stereotip, kriminalitas, dan aspek keluarga yang harmonis. Jenis penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan analisa semiotika Charles Sanders Pierce, dengan menganalisis tanda, objek, dan interpretan yang memiliki nilai-nilai kriminalitas akibat keluarga yang kurang harmonis dalam game tersebut. Hasil penelitian menemukan bahwa nilai-nilai pesan dalam cutscene GTA V mengandung stereotip kriminalitas akibat keluarga yang kurang harmonis untuk menyederhanakan alasan kompleks para tokoh untuk menjadi seorang kriminal, bahkan kejahatan itu sendiri berasal dari keluarga yang kurang harmonis. Peneliti menginterpretasikan bahwa GTA V ingin menyampaikan pentingnya keluarga dalam menekan kriminalitas melalui adegan-adegan tersebut.
Original languageIndonesian
Pages (from-to)164-168
JournalKoneksi
Volume1
Issue number1
DOIs
Publication statusPublished - 2017

Keywords

  • Analisis Semiotika
  • Stereotip
  • Representasi

Cite this