Analisis biaya implantasi koklea bilateral simultan dan sekuensial

Research output: Contribution to journalArticlepeer-review

Abstract

Latar belakang: Implantasi koklea merupakan tatalaksana pasien dengan ketulian sensorineural
bilateral derajat berat atau sangat berat yang tidak terbantu dengan alat bantu dengar konvensional.
Pemasangan implan dapat bersifat unilateral atau bilateral, baik secara simultan maupun sekuensial,
dengan konsekuensi biaya yang berbeda. Di Indonesia pembiayaan implantasi koklea dapat dilakukan
secara pribadi, atau jaminan kesehatan baik jaminan pemerintah (BPJS) maupun non pemerintah (swasta).
Tujuan: Untuk mengetahui apakah biaya yang dibutuhkan untuk implantasi koklea simultan lebih efisien
dibandingkan biaya implantasi secara sekuensial.Metode: Penelitian dilakukan secara retrospektif pada
seluruh pasien yang dilakukan implantasi koklea dalam kurun waktu Januari 2015 hingga September
2019. Data rekam medis dan biaya perawatan dikumpulkan serta ditelaah dan dilakukan pengolahan data
secara deskriptif dan analitik. Hasil: Pada penelitian ini didapatkan hasil bahwa pada operasi implantasi
koklea secara simultan biayanya lebih efisien dibanding dengan operasi secara sekuensial. Sistem paket
pasien BPJS tidak membedakan antara paket biaya pemasangan secara simultan maupun sekuensial.
Kesimpulan: Berdasarkan perspektif biaya, pasien implantasi koklea secara simultan lebih efisien
dibanding dengan pasien implantasi secara sekuensial.
Original languageEnglish
JournalOto Rhino Laryngologica Indonesiana
Publication statusPublished - 2019

Fingerprint

Dive into the research topics of 'Analisis biaya implantasi koklea bilateral simultan dan sekuensial'. Together they form a unique fingerprint.

Cite this