Tim Pengabdian Masyarakat dari Universitas Indonesia (UI), melalui Fakultas Farmasi, melaksanakan penyuluhan di Kampung Kadujangkung, Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Banten, untuk masyarakat Badui. Penyuluhan ini memperkenalkan pemanfaatan bunga Etlingera elatior (kecombrang) sebagai bahan dasar pembuatan bedak tabur untuk menjaga kesehatan kulit, dalam kondisi di mana akses terhadap layanan kesehatan modern masih terbatas, puskesmas berjarak sekitar 10 km dan rumah sakit rujukan hingga 30 km dari lokasi.
Kegiatan ini juga mencakup pelatihan teknis mulai dari pemanenan bunga kecombrang hingga pengeringan dan penghalusan agar dapat diproduksi secara mandiri oleh masyarakat Badui. UI bekerjasama dengan pihak lokal seperti Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak dan mitra industri untuk menyediakan materi penyuluhan bergambar, demi menjangkau masyarakat dengan tingkat melek huruf yang masih rendah. Diharapkan intervensi ini tidak hanya memperkuat praktik hidup bersih dan sehat (PHBS) berbasis kearifan lokal, tetapi juga meningkatkan kemandirian masyarakat dalam menjaga kesehatan kulit dalam jangka panjang.
Berita dapat dilihat pada tautan berikut:
UI Berikan Penyuluhan ‘Kecombrang’ untuk Kesehatan Masyarakat Badui
Pembuatan Infusa Daun Kecombrang